Monday, May 4, 2015

Filosofi & Logika (Ost. Filosofi Kopi)

Menempuh jalan yang panjang dan penuh dengan likunya
Egoku, egomu mengajar kita 'tuk berhenti sejenak

Fatamorgana, jalan kehidupan..
Selami arti makna,
Yang tersimpan di relung jiwa

Aku, kamu dan logika kita,
Mungkin memang berbeda
Aku, kamu dan cerita kita,
Ditemukan dalam kasih sayang semesta, kurnia, kita

Katakan padaku filosofi apa yang akan kau selami
Amarah dan dendam tak bisa lagi untuk kita warisi

Fatamorgana, jalan kehidupan..
Selami arti makna,
Yang tersimpan di relung jiwa

Aku, kamu dan logika kita,
Mungkin memang berbeda
Aku, kamu dan cerita kita,
Ditemukan dalam kasih sayang semesta, kurnia, kita

Aku, kamu dan logika kita,
Mungkin memang berbeda
Aku, kamu dan cerita kita,
Ditemukan dalam kasih sayang semesta, kurnia, kita

Aku, kamu dan logika kita,
Mungkin memang berbeda
Aku, kamu dan cerita kita,
Ditemukan dalam kasih sayang semesta, kurnia, kita


😊😊😊


Ost. Filosofi Kopi
Filosofi & Logika - Glenn Fredly feat. Monita & Is 'Payung Teduh'

Saturday, May 2, 2015

no title needed

Banyak hal di dunia ini yang tidak berjalan lurus dengan apa yang kamu harapkan.
Logika dan perasaan sering kali menjadi hal yang sering bertabrakan.
Bahkan dalam banyak hal.
Hidup...
Begitulah kehidupan.

Seperti sebuah benih, cerita ini sudah di tanam hingga berakar begitu dalam.
Akar yang semakin menguat.
Sama dengan sebuah perasaan yang disimpan dengan rapih.




Selamat malam 💝




December 28, 2015
(Written by that date)

Friday, December 26, 2014

Berbisik

Kamu...
Tak kan pernah tergambarkan melalui untaian kata
Kamu...
Tak kan mampu digambarkan dengan bentangan langit malam
Rindu merupakan slentingan kata yang akan selalu terbersit ketika kusebut namamu

Pejamkanlah matamu,

Makan kau akan tau hujan yang turun selalu bisikkan
"Disuatu tempat ada orang yang selalu menyelipkan namamu dalam doa-nya."
:)
:)
:)

---------------------------------

Selamat pagi rintik hujan!
Temani hariku untuk selalu merasakan ini.

Friday, October 31, 2014

Rindu

Sebuah kala, ada rasa yang memuncak
Aku tenggelam begitu jauh
Lalu aku tiba pada sebuah dunia yang tidak ku kenal
Likunya begitu elok, sinarnya begitu hangat
Tapi terasa begitu kosong...
Ada yang hilang...

Dalam selasar surga itu, aku tersesat
Kupikir itu surga, tapi apakah surga begitu kosong?
Dalam lorong panjang aku terus mencari
Diujungnya aku berharap itu, Kamu...
Harap itu begitu besar
Entah dapatkah Tuhan mendengar

Kala itu aku ingin berhenti dan tersadar
Rasa yang buat aku tersesat itu kamu, Rindu...




-------------------------------
Selamat malam, Kamu
Selamat malam, Rindu
Sampai bertemu pada masa-Nya :')

Tuesday, August 19, 2014

Berlari


Entahlah, seperti banyak hal yang ingin di tumpahkan disini.
Tapi sulit rasanya semua ini bisa terangkai dalam sebuah kalimat.
Semua berlarian dalam kepala ini.
Berlari kesana.
Berlari kesini.
Tanpa tau apakah semua ini?

Terdiam.
Kemudian jatuh tetesan air mata.
Hanya itu yang bisa digambarkan.

Sometimes what you need is someone to listen and a hug while you cry on his shoulder.


Selamat malam :')

Perjuangan

Dari pojok sebuah kamar, didalam selimut, hanya terdengar suara hembusan pendingin ruangan. 
Begitu sepi, begitu hening tetapi berbanding terbalik dengan isi kepala si penulis.
Entah hari ini adalah sebuah hari yang cukup random.
Tetapi ke-random-an ini menorehkan sebuah cerita dalam hati dan pikiran.

Buat sebagian orang, mereka butuh keajaiban untuk apa yang mereka perjuangkan, pertahankan. 
Dan untuk sebagian orang lainnya menyianyiakan sesuatu yang sudah mereka miliki. 
Beginilah hidup...
Kita tidak pernah tau bahwa sebagian orang berharap kehidupannya seperti kita
Iya..
Hidup kita.

Di sebuah sudut bumi sana, ada seseorang yang berjuang pada dirinya sendiri.
Untuk melepaskan, merelakan, mengikhlaskan sebuah harapan yang sudah terbangun cukup dalam
Bukanlah hal yang mudah, tapi mungkin itu adalah sebuah cara sederhana untuk mengaplikasikan rasa terdalamnya yang tidak bisa dijelaskan bahkan oleh sebuah kata.

Perjuangan terberat bukanlah pada perang atau pada musuhmu
Tetapi pada dirimu sendiri.
Mengakui kekurangan dirimu
Menyadari kesalahan dirimu
Berkaca siapa dirimu
Menahan ego dirimu
Percaya pada kemampuan dirimu

Kadang hidup tidak berjalan sesuai apa yang kita harapkan atau bayangkan.
Mengecewakan itu pasti.
Menyedihkan itu alami.
Tapi masih ada Iman kepada Tuhanmu


Selamat malam :)

Tuesday, August 5, 2014

Rangkaian Kata

Sebuah rangkaian kata dari sudut ruangan.
Rangkaian kata yang terucap saat hadirnya tak nyata
Curahan hati saat logika lebih banyak bekerja dari perasaan
Ungkapan rasa tak terucap saat semua tersimpan rapi dalam sebuah laci di hati
Tetesan air mata yang menetes saat diam sambil memeluk boneka di pojok kamar

Logika dan perasaan beraargumentasi 
Tidak banyak yang bisa di jelaskan oleh kata
Bahkan mata sebagai jendela hati ditutup begitu rapat
Hingga banyak orang di kelabui karenanya

Diam...
Iya, terdiam...
Menerepong kedalaman hati begitu sulit untuk orang lain
Kecuali, saya.
Iya, saya..


Selamat malam :)
Lekas sembuh...