Sebuah rangkaian kata dari sudut ruangan.
Rangkaian kata yang terucap saat hadirnya tak nyata
Curahan hati saat logika lebih banyak bekerja dari perasaan
Ungkapan rasa tak terucap saat semua tersimpan rapi dalam sebuah laci di hati
Tetesan air mata yang menetes saat diam sambil memeluk boneka di pojok kamar
Logika dan perasaan beraargumentasi
Tidak banyak yang bisa di jelaskan oleh kata
Bahkan mata sebagai jendela hati ditutup begitu rapat
Hingga banyak orang di kelabui karenanya
Diam...
Iya, terdiam...
Menerepong kedalaman hati begitu sulit untuk orang lain
Kecuali, saya.
Iya, saya..
Selamat malam :)
Lekas sembuh...
No comments:
Post a Comment