Tuesday, August 19, 2014
Berlari
Entahlah, seperti banyak hal yang ingin di tumpahkan disini.
Tapi sulit rasanya semua ini bisa terangkai dalam sebuah kalimat.
Semua berlarian dalam kepala ini.
Berlari kesana.
Berlari kesini.
Tanpa tau apakah semua ini?
Terdiam.
Kemudian jatuh tetesan air mata.
Hanya itu yang bisa digambarkan.
Sometimes what you need is someone to listen and a hug while you cry on his shoulder.
Selamat malam :')
Perjuangan
Dari pojok sebuah kamar, didalam selimut, hanya terdengar suara hembusan pendingin ruangan.
Begitu sepi, begitu hening tetapi berbanding terbalik dengan isi kepala si penulis.
Entah hari ini adalah sebuah hari yang cukup random.
Tetapi ke-random-an ini menorehkan sebuah cerita dalam hati dan pikiran.
Buat sebagian orang, mereka butuh keajaiban untuk apa yang mereka perjuangkan, pertahankan.
Dan untuk sebagian orang lainnya menyianyiakan sesuatu yang sudah mereka miliki.
Beginilah hidup...
Kita tidak pernah tau bahwa sebagian orang berharap kehidupannya seperti kita
Iya..
Hidup kita.
Di sebuah sudut bumi sana, ada seseorang yang berjuang pada dirinya sendiri.
Untuk melepaskan, merelakan, mengikhlaskan sebuah harapan yang sudah terbangun cukup dalam
Bukanlah hal yang mudah, tapi mungkin itu adalah sebuah cara sederhana untuk mengaplikasikan rasa terdalamnya yang tidak bisa dijelaskan bahkan oleh sebuah kata.
Perjuangan terberat bukanlah pada perang atau pada musuhmu
Tetapi pada dirimu sendiri.
Mengakui kekurangan dirimu
Menyadari kesalahan dirimu
Berkaca siapa dirimu
Menahan ego dirimu
Percaya pada kemampuan dirimu
Kadang hidup tidak berjalan sesuai apa yang kita harapkan atau bayangkan.
Mengecewakan itu pasti.
Menyedihkan itu alami.
Tapi masih ada Iman kepada Tuhanmu
Selamat malam :)
Begitu sepi, begitu hening tetapi berbanding terbalik dengan isi kepala si penulis.
Entah hari ini adalah sebuah hari yang cukup random.
Tetapi ke-random-an ini menorehkan sebuah cerita dalam hati dan pikiran.
Buat sebagian orang, mereka butuh keajaiban untuk apa yang mereka perjuangkan, pertahankan.
Dan untuk sebagian orang lainnya menyianyiakan sesuatu yang sudah mereka miliki.
Beginilah hidup...
Kita tidak pernah tau bahwa sebagian orang berharap kehidupannya seperti kita
Iya..
Hidup kita.
Di sebuah sudut bumi sana, ada seseorang yang berjuang pada dirinya sendiri.
Untuk melepaskan, merelakan, mengikhlaskan sebuah harapan yang sudah terbangun cukup dalam
Bukanlah hal yang mudah, tapi mungkin itu adalah sebuah cara sederhana untuk mengaplikasikan rasa terdalamnya yang tidak bisa dijelaskan bahkan oleh sebuah kata.
Perjuangan terberat bukanlah pada perang atau pada musuhmu
Tetapi pada dirimu sendiri.
Mengakui kekurangan dirimu
Menyadari kesalahan dirimu
Berkaca siapa dirimu
Menahan ego dirimu
Percaya pada kemampuan dirimu
Kadang hidup tidak berjalan sesuai apa yang kita harapkan atau bayangkan.
Mengecewakan itu pasti.
Menyedihkan itu alami.
Tapi masih ada Iman kepada Tuhanmu
Selamat malam :)
Tuesday, August 5, 2014
Rangkaian Kata
Sebuah rangkaian kata dari sudut ruangan.
Rangkaian kata yang terucap saat hadirnya tak nyata
Curahan hati saat logika lebih banyak bekerja dari perasaan
Ungkapan rasa tak terucap saat semua tersimpan rapi dalam sebuah laci di hati
Tetesan air mata yang menetes saat diam sambil memeluk boneka di pojok kamar
Logika dan perasaan beraargumentasi
Tidak banyak yang bisa di jelaskan oleh kata
Bahkan mata sebagai jendela hati ditutup begitu rapat
Hingga banyak orang di kelabui karenanya
Diam...
Iya, terdiam...
Menerepong kedalaman hati begitu sulit untuk orang lain
Kecuali, saya.
Iya, saya..
Selamat malam :)
Lekas sembuh...
Rangkaian kata yang terucap saat hadirnya tak nyata
Curahan hati saat logika lebih banyak bekerja dari perasaan
Ungkapan rasa tak terucap saat semua tersimpan rapi dalam sebuah laci di hati
Tetesan air mata yang menetes saat diam sambil memeluk boneka di pojok kamar
Logika dan perasaan beraargumentasi
Tidak banyak yang bisa di jelaskan oleh kata
Bahkan mata sebagai jendela hati ditutup begitu rapat
Hingga banyak orang di kelabui karenanya
Diam...
Iya, terdiam...
Menerepong kedalaman hati begitu sulit untuk orang lain
Kecuali, saya.
Iya, saya..
Selamat malam :)
Lekas sembuh...
Subscribe to:
Posts (Atom)